Website Tertua di Dunia yang Masih Aktif, Cikal Bakal Internet Modern yang Menghubungkan Seluruh Dunia.

Jauh sebelum Google, Facebook, YouTube, hingga TikTok hadir dan menguasai dunia digital, internet hanya memiliki satu website yang menjadi pintu gerbang pertama bagi manusia untuk saling berbagi informasi melalui jaringan World Wide Web. Website tersebut adalah info.cern.ch, situs pertama di dunia yang dipublikasikan ke internet dan hingga kini masih dapat diakses sebagai bagian dari sejarah perkembangan teknologi global. Situs sederhana ini menjadi tonggak lahirnya internet modern yang kini digunakan miliaran orang di seluruh dunia.

Website pertama tersebut dibuat oleh ilmuwan asal Inggris, Sir Tim Berners-Lee, ketika bekerja di CERN (European Organization for Nuclear Research) di Jenewa, Swiss. Awalnya, situs ini bukan dibuat untuk bisnis atau media sosial, melainkan sebagai sarana berbagi dokumen penelitian antarikawan dan ilmuwan dari berbagai negara yang bekerja sama di CERN. Pada Maret 1989, Berners-Lee mengajukan proposal sistem informasi berbasis hypertext yang kemudian berkembang menjadi World Wide Web (WWW).

Setelah melalui proses pengembangan selama lebih dari satu tahun, website pertama itu mulai berjalan pada komputer NeXT milik Tim Berners-Lee pada akhir 1990. Namun, tanggal yang dianggap sebagai kelahiran website pertama di internet adalah 6 Agustus 1991, ketika Berners-Lee mengumumkan proyek World Wide Web kepada komunitas internet melalui grup diskusi alt.hypertext. Sejak saat itu, siapa pun yang memiliki akses internet dapat mengunjungi halaman tersebut.

Halaman Paling Sederhana dalam Sejarah Internet

Berbeda dengan website masa kini yang dipenuhi gambar, video, animasi, dan kecerdasan buatan, tampilan info.cern.ch sangat sederhana. Halaman itu hanya berisi teks hitam di atas latar putih dengan beberapa tautan berwarna biru. Tidak ada logo, tidak ada desain grafis, bahkan belum menggunakan CSS maupun JavaScript.

Meski terlihat sangat sederhana, halaman tersebut memuat informasi penting mengenai apa itu World Wide Web, bagaimana cara membuat website, cara menjalankan web server, hingga petunjuk menggunakan browser pertama di dunia. Semua konsep dasar internet modern diperkenalkan melalui halaman ini.

Fondasi Internet Modern Berasal dari Website Ini

Website pertama di dunia bukan hanya sekadar halaman informasi, melainkan tempat lahirnya tiga teknologi yang hingga kini menjadi fondasi internet global, yaitu:

  • HTML (HyperText Markup Language) sebagai bahasa penyusun halaman web.
  • HTTP (HyperText Transfer Protocol) sebagai protokol komunikasi antar komputer di web.
  • URL (Uniform Resource Locator) sebagai alamat unik setiap halaman website.

Ketiga teknologi tersebut masih digunakan oleh hampir seluruh website di dunia hingga tahun 2026. Setiap kali seseorang membuka sebuah situs internet, sebenarnya mereka sedang menggunakan konsep yang pertama kali diterapkan di info.cern.ch.

Dari Satu Website Menjadi Miliaran Website

Perjalanan internet berkembang sangat cepat setelah website pertama dipublikasikan.

Pada tahun 1991 jumlah website di dunia masih bisa dihitung dengan jari. Menjelang akhir 1992 mulai bermunculan puluhan hingga ratusan web server di berbagai negara. Pada 1994 jumlah web server di dunia telah melampaui 10.000 server dan digunakan oleh sekitar 10 juta pengguna internet. Perkembangan tersebut menjadi awal ledakan internet global yang kemudian melahirkan perusahaan-perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Kini, lebih dari tiga dekade kemudian, internet telah berkembang menjadi rumah bagi miliaran website yang melayani berbagai kebutuhan manusia, mulai dari pendidikan, pemerintahan, kesehatan, perdagangan, hiburan, hingga layanan kecerdasan buatan.

Internet Menjadi Milik Dunia Berkat Keputusan CERN

Salah satu keputusan paling berpengaruh dalam sejarah teknologi terjadi pada 30 April 1993. CERN memutuskan untuk membuka teknologi World Wide Web secara gratis dan tanpa biaya lisensi kepada seluruh dunia. Keputusan tersebut membuat siapa pun dapat membuat browser, website, maupun server tanpa harus membayar hak paten.

Langkah ini menjadi pemicu lahirnya ekosistem internet terbuka yang kemudian melahirkan Google, Amazon, Wikipedia, Yahoo!, Facebook, YouTube, hingga jutaan startup digital di berbagai negara. Banyak pakar teknologi menyebut keputusan CERN tersebut sebagai salah satu kontribusi terbesar terhadap perkembangan internet global.

Website Tertua yang Masih Bertahan di Dunia

Selain info.cern.ch, sejumlah website generasi awal internet juga masih aktif hingga sekarang. Beberapa di antaranya bahkan berkembang menjadi perusahaan dan institusi digital berskala internasional.

Di antaranya adalah World Wide Web Virtual Library yang mulai beroperasi pada 1991 sebagai katalog informasi dunia, ibiblio yang menjadi perpustakaan digital sejak 1992, kemudian CNN.com, Wired, Yahoo!, IMDb, WhiteHouse.gov, hingga Amazon yang masih beroperasi dan terus berkembang sampai sekarang.

Fakta Menarik Tentang Website Pertama Dunia

Ada sejumlah fakta menarik yang membuat info.cern.ch menjadi bagian penting dalam sejarah internet dunia.

Website pertama tersebut berjalan menggunakan komputer NeXT yang berada di kantor Tim Berners-Lee di CERN. Di komputer itu ditempel tulisan tangan berwarna merah bertuliskan “This machine is a server. DO NOT POWER IT DOWN!!” agar tidak ada orang yang mematikan server pertama di dunia secara tidak sengaja.

Selain itu, browser pertama di dunia juga dibuat langsung oleh Tim Berners-Lee. Browser tersebut tidak hanya digunakan untuk membuka halaman web, tetapi juga dapat mengedit isi halaman secara langsung, sebuah konsep yang jauh mendahului perkembangan editor web modern.

Masih Bisa Diakses Hingga Hari Ini

Pada 2013, CERN melakukan proyek restorasi untuk mengembalikan tampilan asli website pertama di dunia agar dapat dipelajari oleh masyarakat. Melalui restorasi tersebut, publik dapat melihat kembali bagaimana rupa internet ketika pertama kali diperkenalkan kepada dunia lebih dari 35 tahun yang lalu.

Keberadaan info.cern.ch menjadi pengingat bahwa revolusi digital dunia bermula dari sebuah halaman HTML yang sangat sederhana. Dari satu website itulah lahir jaringan informasi terbesar dalam sejarah manusia yang kini menghubungkan hampir seluruh negara di dunia dalam hitungan detik.