Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam prosesi pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore (14/9/2026).
Pergantian ini datang tak lama setelah Suahasil, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, terpantau tiba di Istana Negara sekitar pukul 14.45 WIB dengan mengenakan setelan jas lengkap berdasi biru. Saat itu ia masih enggan memastikan jabatan apa yang akan diembannya, hanya mengatakan bahwa dirinya “ditelepon ke Istana”.
Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru menjabat Menkeu sejak 8 September 2025 — menggantikan Sri Mulyani Indrawati — kini resmi terkena reshuffle kabinet. Posisi strategis penanggung jawab fiskal negara itu diserahterimakan langsung kepada wakilnya sendiri, sebagai bagian dari penataan ulang kabinet yang dilakukan secara mendadak oleh Presiden Prabowo.
Sebelum pelantikan ini, isu reshuffle di kursi Menkeu memang sudah beberapa kali mencuat dalam beberapa bulan terakhir — sempat menyebut nama mantan Menkeu era SBY, Chatib Basri, dan ekonom senior Raden Pardede sebagai kandidat pengganti Purbaya, meski kabar tersebut sempat dibantah Istana. Purbaya sendiri belakangan menegaskan fokusnya tetap menjaga APBN di tengah isu tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Istana belum merilis pernyataan resmi mendetail soal alasan pergantian maupun susunan lengkap kabinet pasca-reshuffle ini.
Profil Lengkap: Siapa Suahasil Nazara?
Bukan wajah baru — bahkan bisa dibilang “orang dalam” Kementerian Keuangan yang naik ke pucuk pimpinan lewat jalur karier panjang, alih-alih ditunjuk dari luar seperti dua pendahulunya, Sri Mulyani dan Purbaya.
Data diri. Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970, putra dari pasangan Hanati Nazara dan Upik, dengan ayah beretnis Nias, Sumatra Utara — menjadikannya salah satu putra daerah Nias yang berhasil menduduki jabatan tinggi di pemerintahan pusat.
Pendidikan. Ia menempuh S1 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (lulus 1994), lalu melanjutkan studi Master of Science di Cornell University dan meraih gelar doktor (PhD) dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat.
Karier akademik. Sebelum penuh di birokrasi, Suahasil membangun karier panjang sebagai akademisi di almamaternya:
- Dosen FEB UI sejak 1999
- Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi FEB UI (2004–2005)
- Kepala Lembaga Demografi FEB UI (2005–2008)
- Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI (2009–2013)
- Meraih gelar Guru Besar (Profesor) Ilmu Ekonomi pada 2009
Rintisan di Kementerian Keuangan. Jejaknya di birokrasi fiskal dimulai jauh sebelum menjadi wakil menteri:
- Anggota Tim Asistensi Menkeu bidang Desentralisasi Fiskal (2009–2011)
- Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah/KPPOD (2009–2015)
- Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), mulai Februari 2015, kemudian dilantik definitif Oktober 2016
- Anggota Dewan Komisioner OJK ex-officio mewakili Kemenkeu sejak 2019
Dua periode Wakil Menteri Keuangan.
- Periode pertama (2019–2024): ditunjuk Presiden Joko Widodo pada 25 Oktober 2019, mendampingi Menkeu Sri Mulyani di Kabinet Indonesia Maju.
- Periode kedua (2024–2026): kembali dipercaya di Kabinet Merah Putih era Prabowo–Gibran, dilantik 21 Oktober 2024, bertugas bersama Thomas Djiwandono dan Anggito Abimanyu mendampingi Sri Mulyani — sebelum kursi Menkeu berpindah ke Purbaya pada September 2025. Ia juga sempat ditunjuk Plh Dirjen Anggaran Kemenkeu per Februari 2025, menggantikan Isa Rachmatarwata yang tersandung kasus korupsi Jiwasraya — sinyal besarnya kepercayaan pimpinan Kemenkeu terhadap kapasitasnya.
Kekayaan. Suahasil pernah tercatat sebagai salah satu pejabat terkaya di Kemenkeu, dengan total harta sekitar Rp92 miliar — bahkan disebut melampaui kekayaan Sri Mulyani pada periode tersebut.
Kini. Setelah lebih dari satu dekade malang-melintang di jantung kebijakan fiskal nasional, Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan Republik Indonesia pada 14 September 2026, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

